Otoritas kesehatan Spanyol mengatakan virus tersebut tidak begitu menular di kalangan manusia. Mayoritas orang yang terinfeksi sembuh dalam hitungan pekan, meski terdapat laporan kasus parah.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyatakan empat dari kasus yang ditemukan di Inggris memperkenalkan dirinya sebagai gay, biseksual, atau pria lain yang berhubungan seks dengan pria lain. Menurutnya, bukti menunjukkan kemungkinan terjadi penularan di masyarakat.
Surat kabar El Pais, yang mengutip kepala kesehatan masyarakat di daerah Madrid, Elena Andradas, melansir 22 dari 23 kasus suspek dilaporkan telah berhubungan seks dengan pria lain dalam beberapa pekan belakangan.
Otoritas kesehatan DGS Portugal tidak merilis informasi apa pun mengenai orientasi seksual pasien cacar monyet atau pasien suspek. Kedua negara itu memberi peringatan kepada profesional kesehatan supaya mengidentifikasi kemungkinan kasus lainnya.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Trump vs Iran di Selat Hormuz: Mengapa AS Ragu dan Dunia Waspada?
Peringatan Terakhir Arab ke Iran: Apa Dampaknya Bagi Indonesia dan Dunia?
Joe Rogan Sebar Teori Netanyahu Sudah Meninggal? Ini Fakta yang Mengejutkan
Trump Ultimatum Iran 48 Jam: Hancurkan Pembangkit Listrik Nuklir Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup?