Hal ini menimbulkan keterlambatan penanganan korban yang terluka parah. Otomatis jumlah korban jiwa di Palestina bertambah menjadi 7.703 orang.
Kementerian Kesehatan Palestina menyebut dari total 7.703 jiwa korban yang meninggal di Gaza, 3.595 jiwa adalah anak-anak. Sementara 825 keluarga di Gaza benar-benar lenyap akibat serangan brutal Israel yang terus-menerus dilakukan selama 22 hari.
Sirine Serangan Udara Israel Menggema Sirine serangan udara menggema di Kota Askelon, Israel Selatan pada Jumat (27/10/2023) malam.
Tak hanya sekali, sirine pertanda serangan udara Israel ini menggema hingga dua kali.
Sirine serangan udara ini dibunyikan setelah militer Israel mengumumkan perluasan serangan darat di Jalur Gaza. Hal itu diumumkan langsung oleh Menteri Pertahanan Israel.
Dia menyatakan akan melancarkan invasi darat yang panjang dan sulit ke wilayah yang dikuasai oleh Hamas. Beberapa saat sebelum pengumuman itu sambungan internet di wilayah Gaza dilaporkan terputus sebagai dari sabotase Israel. Hingga saat ini dilaporkan jumlah korban meninggal dunia di Gaza Palestina mencapai 7.300 jiwa.
Sementara di tepi barat yang diduduki oleh Israel ada 100 orang lebih warga Palestina telah terbunuh dalam pertempuran yang terjadi sejak 7 Oktober lalu.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!