Tokoh Agama Wajib Jadi Usawatun Hasanah
PBNU menekankan bahwa penghormatan kepada kiai dan nyai didasarkan pada keulamaan dan kearifan mereka. Penghormatan ini adalah amanah, sehingga setiap tokoh agama wajib menjaga diri dan berperilaku sebagai teladan yang baik (uswatun hasanah) bagi umat.
"Sebab sejatinya kiai-nyai, pendakwah secara umum juga merupakan guru yang sudah sepantasnya digugu dan ditiru," kata putri almarhum KH Abdurrahman Wahid ini.
Komitmen PBNU Ciptakan Lingkungan Aman dan Bermartabat
PBNU mengajak seluruh jamaah Nahdlatul Ulama untuk menciptakan ruang yang aman dan bermartabat, terutama bagi anak-anak, santri, dan perempuan. Sebagai bentuk tanggung jawab, PBNU telah membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA).
"Pembentukan SAKA merupakan wujud nyata komitmen PBNU dalam menjaga marwah pesantren serta memastikan lingkungan dakwah dan pendidikan Islam tetap berlandaskan kasih sayang dan akhlak mulia," jelas Alissa.
Dakwah Harus Menumbuhkan Kemuliaan
PBNU menegaskan kembali tidak ada ruang bagi kekerasan, pelecehan, dan penyalahgunaan otoritas dalam dakwah Islam. "Dakwah harus menumbuhkan kemuliaan, bukan menistakan martabat manusia," pungkas Alissa Wahid.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Terima Fee Rp 16 Miliar dari Proyek Bekasi, KPK Beberkan Modus Makelarnya!
Hasil Uji Forensik Ijazah Jokowi Terungkap: Ini Kata Labfor Polda Metro Jaya Soal Kertas, Embos, dan TTD
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?