KSAD Maruli Simanjuntak Tegur Mayjen Adipati Soal Kehadiran di Penggusuran Tanah JK
POLHUKAM.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan klarifikasi tegas mengenai kehadiran Mayjen TNI Achmad Adipati Karna Widjaya di lokasi penggusuran lahan sengketa seluas 16,4 hektare di Makassar, yang melibatkan keluarga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Maruli menegaskan bahwa kehadiran Adipati di lokasi eksekusi pengosongan lahan oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk pada 3 November lalu murni merupakan inisiatif pribadi dan tidak ada kaitannya dengan institusi TNI AD.
"Yang bersangkutan pergi sendiri," kata Maruli Simanjuntak saat dikonfirmasi pada Jumat (14/11). Eks Danpaspampres ini juga menyatakan telah menegur langsung oknum tersebut. "Oknum sudah ditegur," ucapnya, sambil menegaskan TNI AD tidak terlibat dalam polemik kasus tanah tersebut.
Klaim Mayjen Adipati: Hadir untuk Reuni, Bukan Terkait Sengketa
Sebelumnya, Mayjen Adipati telah memberikan penjelasan mengenai kehadirannya. Ia menyatakan bahwa kedatangannya ke Makassar adalah untuk menghadiri acara reuni mantan anggota Danintel Makassar dan lepas sambut Kapolda Sulsel, bukan terkait proses penggusuran.
"Saya datang untuk reuni mantan anggota Danintel Makassar. Baju yang saya gunakan sama kan karena memang hari yang sama dan tempatnya berdekatan," kata Adipati dalam keterangannya, Rabu (12/11). Ia menambahkan bahwa kehadirannya di Makassar diketahui oleh Pangdam dan Kasdam.
Artikel Terkait
Pembina Pramuka Cikarang Diduga Perkosa Siswi Berulang Kali, Modusnya Mengejutkan!
Geger! Pria di Gowa Diduga Rudapaksa Mertua Sendiri, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Ko Erwin Diburu Bareskrim: Inikah Bandar Narkoba yang Biayai Mantan Kapolres Bima?
Motif Cinta Ditolak, Pelaku Bacok Mahasiswi UIN Suska Riau Terancam 12 Tahun Penjara!