Kronologi Penikaman Bripka oleh Pamannya
Peristiwa berdarah ini berlangsung di Lorong Merak, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kendari. Berdasarkan keterangan keluarga, kronologinya adalah sebagai berikut:
- Malam Kejadian: Junaido pulang ke rumah dalam keadaan mabuk setelah piket jaga. Ia kemudian terlibat cekcok hebat dengan istrinya, HA, dan anaknya, FI.
- Mencabut Senjata: Dalam kemarahannya, Junaido mengancam akan menikam istri dan anaknya sendiri.
- Upaya Peleraian: Bripka LAS yang mendengar keributan terbangun dan segera turun tangan melerai. Ia berhasil membujuk HA dan FI untuk keluar rumah guna menyelamatkan diri.
- Penyerangan Mematikan: Alih-alih tenang, Junaido justru berbalik menyerang keponakannya sendiri. Dengan menggunakan badik, ia menusuk Bripka LAS berkali-kali hingga korban tewas di tempat.
- Pelaporan dan Pengamanan: HA dan FI yang ketakutan lari meminta pertolongan warga. Warga kemudian menghubungi polisi. Tim Resmob Polda Sultra tiba dan setelah melalui negosiasi, berhasil mengamankan Junaido yang masih membawa senjata dan mengamuk.
Riwayat Kekerasan dalam Rumah Tangga
Menurut keterangan korban selamat, FI (20), ayahnya kerap melakukan tindak penganiayaan terhadap ibunya ketika dalam pengaruh alkohol. Insiden malam itu adalah puncak dari pola kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang telah berlangsung.
Proses Lanjutan dan Olah TKP
Setelah pelaku diamankan, tim kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad Bripka Laode Abdul Salman kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lokasi kejadian perkara ini terletak tidak jauh dari pusat kota Kendari.
Kasus penikaman yang merenggut nyawa seorang anggota polisi ini kini sedang diselidiki lebih mendalam oleh Polda Sulawesi Tenggara.
Artikel Terkait
Koko Erwin Gagal Kabur ke Malaysia: Bandar Narkoba Penyuap Eks Kapolres Bima Akhirnya Ditangkap Bareskrim
Pembina Pramuka Cikarang Diduga Perkosa Siswi Berulang Kali, Modusnya Mengejutkan!
Geger! Pria di Gowa Diduga Rudapaksa Mertua Sendiri, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Ko Erwin Diburu Bareskrim: Inikah Bandar Narkoba yang Biayai Mantan Kapolres Bima?