5. Benarkah Begendang Meminta Mobil Pajero sebagai Tukar dengan Bilqis?
Tidak benar. Suku Anak Dalam membantah keras isu ini. Justru, komunitas mereka yang menahan mobil Pajero milik pelaku sebagai jaminan pengembalian uang Rp 85 juta, karena pelaku tidak mampu mengembalikannya.
6. Apakah Ada Motif Mengadopsi untuk Perbaiki Keturunan?
Tidak ada motif tersebut. Menurut Temenggung Sikar, dalam budaya Suku Anak Dalam, banyak anak adalah sebuah kebanggaan. Bilqis dirawat murni atas dasar kasihan dan rasa kemanusiaan, bukan untuk tujuan adopsi atau "memperbaiki keturunan".
7. Mengapa Proses Penyerahan Bilqis ke Polisi Sempat Alot?
Penyerahan sempat alot karena Begendang merasa sangat dirugikan. Uang Rp 85 juta hasil jerih payahnya hilang, sementara aturan adat Suku Anak Dalam menganggap penipuan terhadap anggota kelompok sebagai pelanggaran berat. Untuk mencegah konflik dan mempercepat pemulangan Bilqis, Temenggung Joni akhirnya menalangi uang tersebut dari dana pribadinya untuk diberikan kepada Begendang.
8. Benarkah Anak Begendang adalah Kenzie dan Alvaro yang Hilang?
Sama sekali tidak. Polisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat telah memeriksa langsung anak kandung Begendang. Anak tersebut memiliki akta kelahiran dan tercatat dalam kartu keluarga. Usianya baru 2,5 tahun, tidak sesuai dengan deskripsi Kenzie (6 tahun) maupun Alvaro.
9. Apa Alasan Begendang dan Istrinya Memilih "Melangun"?
Rangkaian tekanan yang dialami—ditipu, kehilangan uang, Bilqis yang dirawat dengan kasih harus dikembalikan, serta tuduhan bahwa anaknya adalah orang lain—membuat pasangan ini merasa sedih dan terpojok. Mereka memilih "melangun", yaitu tradisi Orang Rimba untuk berpindah ke pedalaman hutan guna memulihkan batin dan menghindari tekanan setelah mengalami musibah berat.
Artikel Terkait
Richard Lee Diperiksa Polisi: Ini Kasus Pelanggaran Kesehatan yang Bikin Heboh!
SP3 Kasus Ijazah Jokowi Ditolak? Ini Analisis Pakar UI yang Bikin Roy Suryo Susah Mundur
Hakim Tegur Langsung! Ini Alasan TNI Hadir di Sidang Korupsi Nadiem Makarim
Doktif Sindir Richard Lee Jadi Tersangka: Selamat Ya Suneo, Jangan Nangis Di-jemput Paksa!