Arsul Sani memaparkan perjalanan studinya yang dimulai sejak tahun 2011. Berikut rincian lengkapnya:
- 2011: Memulai program professional doctorate di Glasgow Caledonian University, Skotlandia.
- 2012: Tahap awal kuliah selesai, namun penulisan disertasi terhenti karena kesibukan sebagai calon anggota DPR 2014.
- 2017: Memutuskan tidak melanjutkan di Skotlandia dan mencari kampus yang menerima transfer studi.
- Agustus 2020: Terdaftar di Collegium Humanum, Polandia, dalam program Doctor of Laws berbasis riset setelah memastikan legalitas kampus melalui database Kemendikbud dan Kedubes Polandia.
- 2022: Menyelesaikan disertasi dengan judul tentang kebijakan kontra-terorisme Indonesia.
- Maret 2023: Mengikuti wisuda di Warsawa dan menerima ijazah asli, yang kemudian dicopy dan dilegalisasi oleh KBRI untuk digunakan dalam seleksi Hakim MK.
Status Collegium Humanum dan Klarifikasi Arsul Sani
Arsul Sani mengaku telah memeriksa legalitas Collegium Humanum sebelum mendaftar. Ia menyatakan tidak mengetahui perkembangan penyelidikan terhadap kampus tersebut di Polandia, yang terjadi sekitar satu setengah tahun setelah ia menyelesaikan studi.
"Rektornya ditahan karena dugaan suap. Setelah itu saya kurang mengikuti," tandasnya, menegaskan bahwa proses pendidikannya telah selesai sebelum kasus di Polandia mencuat.
Kasus ini terus berkembang seiring penyelidikan otoritas Polandia terhadap Collegium Humanum. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang dilakukan baik di Indonesia maupun di Polandia.
Artikel Terkait
Motor Listrik BGN Viral: Fakta Mengejutkan di Balik Angka 70.000 Unit yang Beredar
Anak 3 Tahun Dilecehkan di Penahanan AS: Ini Bukti Sistemnya Gagal Total?
Jokowi & Prabowo Beri Sinyal Keras ke AS: Batal Kirim Bantuan 17 Triliun ke BoP?
Ruben Onsu & Betrand Pindah ke Belanda? Ini Alasan Mengejutkan & Persiapan Mereka!