Saat bocah itu menjaga pandangan, ia justru menggoda dengan nada menginterogasi, "Kenapa kamu tidak mau memandang aku? Kamu salah tingkah? Kamu suka aku?" Pertanyaan ini kembali disambut gelak tawa jamaah.
Reaksi Netizen dan Kecaman Publik
Aksi Ning Umi Laila menuai kritik keras. Banyak netizen menilai gaya dakwahnya telah melampaui batas dan tidak sensitif terhadap perlindungan anak.
Seorang warganet menulis, "Geli banget sama orang yang branding agamis tapi kelakuannya begini. Pelecehan seksual itu dilarang siapa pun pelakunya."
Netizen lain menyindir, "Di agama disuruh jaga pandangan, ini malah minta ditatap." Komentar lainnya menyayangkan gaya komunikasi yang dianggap norak dan terjebak pola lawakan lama.
Pelajaran Etika dalam Dakwah
Kontroversi ini memicu diskusi serius tentang batasan etika dalam berceramah, terutama ketika melibatkan anak-anak. Publik menegaskan bahwa humor dalam dakwah tidak boleh mengorbankan kenyamanan, martabat, dan kepolosan anak sebagai bagian dari jamaah.
Hingga berita ini diturunkan, Ning Umi Laila belum memberikan pernyataan resmi. Tekanan publik terus membesar agar para penceramah lebih berhati-hati dan profesional dalam memilih gaya komunikasi, serta tidak menjadikan anak sebagai objek candaan.
Artikel Terkait
Viral Video Mesum di Rental PS Tabanan, Orang Tua Pelaku Malah Lapor Polisi!
5 Tips Puasa Tanpa Khawatir Asam Lambung Naik: Sahur & Buka yang Aman
Ramadhan 2026 Dimulai 18 atau 19 Februari? Ini Penetapan Pemerintah vs Muhammadiyah
5 Rahasia Trading Sukses dari Ramadan: Disiplin, Sabar, dan Profit Jangka Panjang