Saat bocah itu menjaga pandangan, ia justru menggoda dengan nada menginterogasi, "Kenapa kamu tidak mau memandang aku? Kamu salah tingkah? Kamu suka aku?" Pertanyaan ini kembali disambut gelak tawa jamaah.
Reaksi Netizen dan Kecaman Publik
Aksi Ning Umi Laila menuai kritik keras. Banyak netizen menilai gaya dakwahnya telah melampaui batas dan tidak sensitif terhadap perlindungan anak.
Seorang warganet menulis, "Geli banget sama orang yang branding agamis tapi kelakuannya begini. Pelecehan seksual itu dilarang siapa pun pelakunya."
Netizen lain menyindir, "Di agama disuruh jaga pandangan, ini malah minta ditatap." Komentar lainnya menyayangkan gaya komunikasi yang dianggap norak dan terjebak pola lawakan lama.
Pelajaran Etika dalam Dakwah
Kontroversi ini memicu diskusi serius tentang batasan etika dalam berceramah, terutama ketika melibatkan anak-anak. Publik menegaskan bahwa humor dalam dakwah tidak boleh mengorbankan kenyamanan, martabat, dan kepolosan anak sebagai bagian dari jamaah.
Hingga berita ini diturunkan, Ning Umi Laila belum memberikan pernyataan resmi. Tekanan publik terus membesar agar para penceramah lebih berhati-hati dan profesional dalam memilih gaya komunikasi, serta tidak menjadikan anak sebagai objek candaan.
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara: Ini Alasan Isu Lisa Mariana & Aura Kasih Tak Masuk Gugatan Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Buka Suara: Roy Suryo Bukan Kader, SBY Dituding Dalang Ijazah Jokowi?
Insanul Fahmi Buka Bukti Nikah Siri dengan Inara Rusli di Podcast Richard Lee, Ini Isinya!
Fakta Mengerikan di Balik Pembunuhan Alvaro Kiano: Motif Dendam yang Bikin Merinding!