"Saudara-saudara, jangan ragu-ragu, kita buktikan, kalau niat kita bersih, tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, tak perlu sedikitpun gentar," tegas Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan ini juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas yang baik, kritik dan cacian dari pihak tertentu adalah hal yang wajar. Ia menyebut bahwa pihak-pihak yang tidak senang adalah mereka yang terbiasa dengan praktik korupsi dan ingin menguntungkan diri di atas penderitaan rakyat kecil.
Tanggapan terhadap Kritik dan Fitnah
"Kita pasti dimaki, difitnah, karena banyak kekuatan tidak hanya di negara kita, memang di pihak yang senang di halaman yang penuh korupsi, penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa fitnah dan ejekan dari pelaku kejahatan justru harus dianggap sebagai kebanggaan. "Kalau kita dihantam fitnah, diejek, terima itu sebagai kebanggaan kalau itu dilakukan orang yang melakukan kejahatan. Kita terus laksanakan kebenaran," tutup Presiden Prabowo Subianto dengan penuh semangat.
Retreat Kabinet Merah Putih ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi dan memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera.
Artikel Terkait
Hoaks Viral! Penkopassus Buka Suara Soal Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan Polisi! Apa Isi Kontroversi Video Ceramah JK yang Bikin Heboh?
Forklift 2024: Solusi Cerdas Atasi Tantangan Logistik & Tingkatkan Efisiensi 300%?
Hubungan Kanada-AS Retak: Mengapa Sekutu Terdekat Kini Jadi Ancaman Terbesar?