Risiko lain adalah pengambilalihan akun (hacking). Akun yang berhasil diretas dapat digunakan pelaku untuk menyebarkan tautan serupa, memperluas rantai penipuan dan infeksi.
Sosok Asli? Tidak Jelas dan Tidak Terverifikasi
Pertanyaan tentang "sosok asli" dalam narasi viral ini sebenarnya tidak pernah terjawab. Tidak ada identitas jelas, latar peristiwa yang bisa diverifikasi, apalagi rekaman utuh yang dapat dipertanggungjawabkan. Fenomena ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah narasi bisa hidup dan berkembang liar di ruang digital hanya melalui pengulangan, meski tanpa fondasi fakta.
Imbauan untuk Pengguna Internet
Menyikapi fenomena seperti link video bocil Block Blast viral, kewaspadaan dan literasi digital adalah kunci:
- Jangan mudah percaya pada klaim tanpa sumber dan bukti yang jelas.
- Hindari mengklik dan menyebarkan tautan mencurigakan dari akun tidak dikenal.
- Gunakan fitur pelaporan (report) pada platform media sosial untuk menghentikan penyebaran konten bermasalah.
- Pastikan hanya mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.
Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi semua pengguna internet untuk lebih kritis dan proaktif dalam memilah informasi, melindungi data pribadi, dan bersama-sama menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman.
Artikel Terkait
Unggahan UAS Soal Penolakan Ceramah 2018: Kaitannya dengan Status Tersangka Gus Yaqut Sekarang?
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Fakta KDRT, Wanita Simpanan, dan Perlawanan di Pelabuhan
Istri di Konawe Nangis Pilu: Suami PPPK Nikahi Selingkuhan Usai Ijab Kabul, Ini Kronologi Pengkhianatannya
Gus Yahya PBNU Buka Suara: Sikapnya Mengejutkan Saat Adiknya, Gus Yaqut, Jadi Tersangka Korupsi Haji