Usai penggeledahan, Ammar dibawa untuk proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Di sidang, dengan berani ia menarik seluruh isi BAP-nya. "Saya tarik semuanya. Karena keterangan saya di dalam tekanan," ujarnya.
Dugaan Pemerasan Rp3 Miliar oleh Oknum Penyidik
Bagian paling menggemparkan dari kesaksian Ammar Zoni adalah pengakuannya soal dugaan pemerasan oleh oknum penyidik. Ia menceritakan bagaimana oknum tersebut memintanya menyiapkan dana sebesar Rp300 juta per orang.
"Dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang, loh ini pemerasan namanya," beber Ammar Zoni dengan tegas.
Ammar merasa sangat dirugikan dan menilai oknum itu sengaja membuat skema agar dirinya tampak sebagai aktor utama peredaran narkoba di Rutan. "Jangan kan Rp300 juta, Rp3 juta juga saya enggak mau bayar," pungkasnya.
Kasus ini terus berkembang dan sidang akan dilanjutkan untuk mendengar keterangan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Artikel Terkait
Pembina Pramuka Cikarang Diduga Perkosa Siswi Berulang Kali, Modusnya Mengejutkan!
Geger! Pria di Gowa Diduga Rudapaksa Mertua Sendiri, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Ko Erwin Diburu Bareskrim: Inikah Bandar Narkoba yang Biayai Mantan Kapolres Bima?
Motif Cinta Ditolak, Pelaku Bacok Mahasiswi UIN Suska Riau Terancam 12 Tahun Penjara!