Dia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk mengaktifkan kembali seluruh warga terdampak diperkirakan mencapai Rp 9,072 miliar. Anggaran ini dipastikan masih dapat ditanggung oleh kas daerah, mengingat Pemkot telah menyiapkan cadangan pembiayaan untuk sekitar 113.000 jiwa.
Proses Aktivasi Kembali Segera Dilakukan
Pemkot Denpasar akan segera berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memproses aktivasi kembali. "Besok kami akan berkoordinasi dengan BPJS... seluruh warga Kota Denpasar yang dinonaktifkan sebanyak 24.000 jiwa lebih akan kami aktifkan kembali. Dengan demikian, warga tetap dapat pelayanan BPJS Kesehatan," lanjut Jaya Negara.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada satupun warga Denpasar yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan kebijakan di tingkat nasional. Keputusan Pemkot Denpasar ini mendapat perhatian sebagai bentuk respons proaktif pemerintah daerah dalam menjaga perlindungan kesehatan masyarakat.
Artikel Terkait
Stadion Indomilk Arena Hancur! Begini Kondisi Puting Beliung Porak-Porandakan Markas Persita
Kisah Nikhil Chandwani: Membangun Kuil Hindu Pertama di Bangladesh yang Bikin Heboh
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik
Guru Depok Ditangkap Tawarkan Jasa Seksual, Diduga Idap HIV Sejak 2014 – Ini Faktanya!