Dia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk mengaktifkan kembali seluruh warga terdampak diperkirakan mencapai Rp 9,072 miliar. Anggaran ini dipastikan masih dapat ditanggung oleh kas daerah, mengingat Pemkot telah menyiapkan cadangan pembiayaan untuk sekitar 113.000 jiwa.
Proses Aktivasi Kembali Segera Dilakukan
Pemkot Denpasar akan segera berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memproses aktivasi kembali. "Besok kami akan berkoordinasi dengan BPJS... seluruh warga Kota Denpasar yang dinonaktifkan sebanyak 24.000 jiwa lebih akan kami aktifkan kembali. Dengan demikian, warga tetap dapat pelayanan BPJS Kesehatan," lanjut Jaya Negara.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada satupun warga Denpasar yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan kebijakan di tingkat nasional. Keputusan Pemkot Denpasar ini mendapat perhatian sebagai bentuk respons proaktif pemerintah daerah dalam menjaga perlindungan kesehatan masyarakat.
Artikel Terkait
Dirut BPJS Kesehatan Tantang Anggota DPR: Saya Gaji Anda Kalau Bisa Rapikan Data PBI dalam Seminggu!
11 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dinonaktifkan! Apa Dampaknya Bagi Pasien Kronis & Solusi 2026?
4 Alasan Tersembunyi Jokowi Desak Prabowo-Gibran 2 Periode: Strategi Cerdas atau Ambisi Terselubung?
Viral! Aksi Mesum di Taxi Online Cipulir, Polisi Buru Pasangan Misterius Ini