"Saya menilai keterlibatan tokoh penggerak desa menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan memajukan desa. Selain itu, keberhasilan pembangunan desa tetap harus ditopang oleh partisipasi aktif SDM setempat, yang bersama-sama ingin memajukan desanya," kata Wapres.
Pemerintah juga, kata Wapres, berupaya memberdayakan ekonomi pedesaan, salah satunya melalui program pengembangan desa wisata, termasuk desa wisata halal. Saat ini jumlah desa wisata yang telah terdata sampai saat ini berdasarkan sumber dari Kemenparekraf tahun 2021 sebanyak 7.275 desa wisata.
Selain itu, Wapres juga meminta peran BUMN maupun swasta mengembangkan program CSR untuk pembangunan desa, termasuk untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Wapres mengatakan CSR korporasi untuk pembinaan BUMDes diharapkan dapat mendorong upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. "Dukungan BUMN dan swasta untuk memberdayakan BUMDes tersebut, diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi pedesaan pasca pandemi," ujar Wapres.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!