"Tidur nyenyak atau tidak bukan urusan Firli. Seharusnya Firli yang tidak boleh tidur nyenyak sebelum menangkap Harun Masiku sampai sekarang," ujarnya dilansir dari GenPI.co, Senin (23/5).
Novel yang merupakan mantan penyidik senior KPK pun menawarkan diri memberikan bantuan menangkap Harun.
"Saya yakin tidak perlu waktu yang terlalu lama (menangkap Harun Masiku, red). Itu pun bila Firli punya kemauan menangkap," tutur Novel.
Novel juga menyoroti pernyataan Deputi Penindakan KPK Karyoto yang mengatakan lembaga antirasuah sangat terbuka apabila masyarakat ingin terjun langsung mencari Harun.
"Untuk penangkapan, harus ada kewenangan. Masyarakat atau orang yang tidak punya kewenangan tidak boleh melakukan penangkapan," kata Novel.
Menurut Novel, pernyataan Karyoto yang mempersilakan masyarakat memburu Harun Masiku dengan biaya sendiri hanyalah olok-olok.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!