Kabar terbaru, warga Desa Wadas datang mengadu ke PBNU, mereka mengeluhkan dengan adanya pertambangan itu justru telah memicu perpecahan antar warga.
"Kasus warga desa Wadas akan menguji Ganjar dalam mengatasi persoalan. Kalau kasus itu saja terus berlarut-larut, tentu kepemimpinan Ganjar layak diragukan," kata Jamiluddin Selasa (24 Mei 2022).
Jamil berharap Ganjar saat ini harus fokus mengatasi masalah konflik Desa Wadas, jangan cuma mementingkan pencitraan demi ambisi menjadi Capres 2024.
"Jadi, Ganjar sebaiknya fokus saja menyelesaikan kasus warga desa Wadas. Pencitraan untuk capres lebih baik tanggalkan dahulu," tegasnya.
Selain menguji kapasitas Ganjar sebagai pemimpin yang mampu memberikan solusi bagi rakyat kecil. Konflik pertanahan di Wadas juga jadi ujian bagi Ganjar, berada di posisi mana Ganjar berpihak, mau berdiri bersama rakyat kecil, atau malah jadi tameng bagi pengusaha ataupun oligarki.
"Itu pun kalau Ganjar memang sosok yang pro ke rakyat, sebagaimana branding dirinya selama ini. Ganjar harus membuktikannya dengan menyelesaikan kasus warga desa Wadas secepatnya," tutup mantan dekan Fikom IISIP Jakarta.
Artikel Terkait
Surya Paloh dan NasDem di Pilpres 2029: Poros Kunci atau Penentu Kekalahan?
Mahfud MD Buka Suara Soal Alumni LPDF yang Hina Indonesia: Pemerintah Harus Introspeksi!
Virgoun & Lindi Fitriyana Resmi Nikah 26.02.2026: Lokasi dan Maskawin Masih Misteri!
Hendri Satrio Bentrok dengan Rencana Impor 105 Ribu Pick-up India: Esemka Bisa Langsung Bangkit!