POLHUKAM.ID - Konflik antar-negara yang terjadi saat ini, seperti Rusia dengan Ukraina dan Israel dengan Palestina berdampak positif pada bisnis persenjataan. Indonesia tercatat memiliki perusahaan pelat merah yang memiliki lini bisnis di sektor tersebut, yaitu holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID.
Direktur Utama (Dirut) holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID, Bobby Rasyidin mengaku, pemerintah sebenarnya mengizinkan perseroan melakukan ekspor alat utama sistem senjata Tentara Nasional Indonesia (alutsista) ke negara yang memiliki konflik. Akan tetapi, tentu aspek pengawasan untuk ekspor ke negara tersebut sangat ketat.
"Boleh. Itu kan diatur Permenhan. Jadi yang namanya impor dan ekspor alutsista itu diawasi ketat sekali," ujarnya saat ditemui di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Bobby menjelaskan, satu pertimbangan melakukan pengapalan ekspor alutsista ke negara berkonflik adalah dampaknya terhadap hajat hidup manusia.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!