“Kendala-kendala sangat alami bagi para petugas, tidak ada kendala spesifik,” katanya.
Dia berharap Eril yang terseret derasnya arus sungai pada Kamis (26/5) dapat segera ditemukan. Tim SAR Swiss, tambahnya tidak memiliki ketentuan batas waktu pencarian korban.
“Sebenarnya tidak ada batas waktu karena ketika bertemu dengan tim SAR jawaban dari polisi sungai adalah ‘menjadi tugas kami, menjadi pemantau polisi sungai’, jadi tidak ada ucapan kapan pencarian akan dihentikan. Pencarian akan terus dilakukan setiap hari karena itu memang menjadi tugas mereka sehari-hari,” jelasnya.
Muliaman berharap akan ada banyak bantuan pencarian di akhir pekan. Mengingat pada akhir pekan kerap banyak wisatawan yang berenang di sungai tersebut.
“Sabtu dan Ahad hampir semua orang terjun ke sungai, jadi Sabtu ini diharapkan probabilitas bertambah sehingga dibantu masyarakat di sungai. Kita sama-sama berdoa semoga Sabtu Ahad ini banyak masyarakat yang datang,” harapnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Bahar Bin Smith Tersangka Penganiayaan Banser: Ini Pasal Berat yang Mengancamnya!
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?