Hal itu membuat vaksin yang sudah distok memenuhi gudang-gudang dan mendekati masa kedaluwarsanya.
Budi juga menyampaikan hal itu mengganggu stok kedatangan vaksin baru yang akan disimpan dalam gudang.
"Itu mulai dirasakan karena sekarang begitu pandemi sudah mulai turun, kami mulai melaksanakan vaksinasi dengan bulan imunisasi anak nasional yang bulan kemarin baru kami luncurkan," ungkap dia.
Selain itu, Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar vaksinasi booster semakin digenjot.
"Angka boosternya baru 25 persen," tuturnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!