Baca Juga: KIB Adakan Pertemuan 4 Juni, Mulai Bicarakan Capres, Siap-siap!
Menurutnya, propaganda ini pernah digunakan untuk memenangkan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat beberapa tahun lalu, yakni dengan cara menyebarkan hoaks. Wapres pun berharap hal ini tidak terjadi di Indonesia dan bisa menyebabkan perpecahan bangsa.
"Yang harus kita cegah jangan sampai nanti digunakan untuk membuat, mengubah, mempengaruhi pikiran masyarakat dalam rangka penyesatan, sebab sekarang sudah masuk ke mana mana, masuk ke dapur, masuk ke kamar-kamar anak kita, membuat keraguan dan membuat juga perpecahan," pungkasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?