Diketahui pelaku pemukulan adalah Faisal Marasabessy, anak Ketua Pemuda Bravo 5 Ali Fanser Marasabessy. Dalam video itu juga ada Ali Fanser Marasabessy yang membiarkan melihat aksi pemukulan yang dilakukan anaknya.
Menanggapi itu, Kevin Haikal menyatakan bahwa Bravo 5 menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke aparat terhadap Ali dan Faisal dalam kasus aksi main hakim sendiri yang terjadi di Tol Gatot Subroto tersebut.
"Saya Kevin Haikal, Ketua Bidang Kepemudaan DPP PBL mewakili Ketua Umum DPP PBL Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menyampaikan bahwa apa yang terjadi pada insiden di Tol Gatsu tersebut, tidak ada kaitan maupun sangkut pautnya dengan organisasi DPP PBL," kata Kevin dalam keterangan persnya.
Bravo 5 juga sangat tegas dalam menyikapi pelanggaran hukum, termasuk kekerasan dan main hakim sendiri.
"Karenanya DPP PBL tidak mentolerir aksi kekerasan dalam bentuk apapun," tambahnya.
Selain itu, DPP PBL mendukung penuh proses hukum atas pelanggaran tersebut, agar siapapun pelaku pelanggaran mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
Artikel Terkait
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?
Masa Lalu Kelam Denada Tambunan Terungkap: Gonta-Ganti Pacar, Gaya Hidup Malam, dan Misteri Anak Ketiga
Video Gilcans Ambon Viral 54 Detik: Fakta Mencengangkan di Balik Sprei Hijau yang Hebohkan Medsos