"Tapi, yang tidak boleh berubah adalah suatu spirit, suatu pergerakan kita untuk ke bawah karena kemenangan itu diperoleh melalui pergerakan ke bawah, bukan melalui mobilisasi di elit," ujarnya.
Hasto menegaskan bahwa kewenangan menentukan capres yang akan diusung PDIP ada di Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sementara tugas partai menyiapkan konsepsi visi, misi, dan platform yang akan diusung oleh capres dari PDIP.
"Jadi capres-cawapres nanti ketum, tugas partai menyiapkan visi misi dan program calon yang akan diusung oleh PDIP. Disitulah kami akan mengundang para pakar, para ahli di bidangnya. Bidang pangan para ahli budaya, ahli olahraga, ahli riset dan inovasi itu yang akan diundang oleh partai," ungkapnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran