Roy Suryo dan kawan-kawan, lanjut Erros, tidak sampai harus membuat buku putih segala jika Jokowi mau menunjukkan ijazahnya.
"Kan kasihan itu rakyat, itu bingung ya. Apa susahnya sih tampil gitu ya," ucapnya.
Selain soal ijazah, Erros juga meminta Jokowi tidak lagi mencampuri atau cawe-cawe pemerintahan Prabowo Subianto.
"Pak Jokowi mbok yo wis toh Mas, gitu kan. Jangan ngomentari lagi gini," katanya.
Erros menilai, kalau Jokowi terus cawe-cawe dan mengomentari berbagai hal, akan menambah kebingungan rakyat.
"Akhirnya orang nanti bilang gini, 'Jokowi sopo?' Kan gitu kan. Kamu nih siapa sih?" ujarnya.
Ia mengharapkan Jokowi mau membantu Presiden Prabowo menjalankan roda pemerintahan, termasuk membenahi kondisi perekonomian.
"Ayolah, coba bantu Pak Pak Prabowo ini supaya bisa ya berjalan baik," katanya.
Sumber: Konteks
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?