Ia heran dengan dukungan Jokowi tersebut, mengingat pada era pemerintahan Jokowi di tahun 2023, pemerintah menetapkan 12 kasus pelanggaran HAM berat. Delapan di antaranya terjadi pada masa pemerintahan Soeharto.
"Kok bisa-bisanya sekarang Jokowi mendukung Soeharto sebagai Pahlawan Nasional," pungkasnya.
Kritik ini muncul setelah Jokowi menyatakan dukungannya terhadap wacana pengusulan Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional. Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Kamis, 6 November 2025.
"Ya, setiap pemimpin baik itu Presiden Suharto maupun Presiden Gus Dur pasti memiliki peran dan jasa terhadap negara," kata Jokowi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak