Gus Yahya Tantang Rais Aam Selesaikan Pemecatan di Muktamar PBNU 2026
Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memanas. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, secara terbuka menantang kubu Rais Aam yang memecatnya untuk menyelesaikan masalah tersebut di Muktamar ke-35.
Muktamar sebagai Ajang Penyelesaian Konstitusional
Muktamar PBNU ke-35 rencananya digelar pada 31 Januari 2026 di Surabaya. Gus Yahya menegaskan bahwa forum tertinggi organisasi itulah tempat yang tepat untuk menyelesaikan segala pertikaian, termasuk upaya pemakzulan terhadap dirinya.
"Mari kita selesaikan di Muktamar saja. Setiap muktamar kan ada mekanisme pertanggungjawaban, sehingga tidak menimbulkan hal-hal seperti ini," ujar Gus Yahya, seperti dikutip dari Kompas TV.
Ia menekankan bahwa proses pertanggungjawaban di muktamar akan memberikan ruang yang adil dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak
Ahmad Ali PSI: Strategi Kontroversial Habis-Habisan untuk 2029 atau Bumerang?