"Penggunaan istilah Pribumi dan Non Pribumi dalam semua perumusan dan penyelenggaraan kebijakan perencanaan program, ataupun pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan," sambungnya.
Lantas Sigit menyinggung, jika komentarnya itu hanya sekedar untuk mengingatkan apabila Partai NasDem yang saat ini tengah lupa dengan jejak intorelan Gubernu DKI Jakarta itu.
"Hanya sekedar mengingatkan Bro Willy Aditya dan kawan-kawan Partai Nasdem lain kalau mungkin sedang khilaf dan terlupa dengan jejak intoleran Pak @aniesbaswedan yang sebetulnya masih sangat mudah ditemukan," pungkasnya
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?