POLHUKAM.ID -Proposal damai Ukraina-Rusia yang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto jadi sorotan publik dunia dan Indonesia.
Prabowo menyampaikan gagasan perdamaian Rusia-Ukraina dalam Konferensi Pertahanan di Singapura, beberapa waktu lalu. Saat itu Menhan hadir sebagai pembicara dan mengusulkan ide yakni gencatan senjata, zona demiliterisasi yang dijamin oleh pasukan penjaga perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada acara di Singapura itu, Prabowo Subianto sempat menjawab sejumlah pertanyaan dari peserta konfrensi tersebut, salah satunya adalah Johann Wadephul, politikus dari Jerman.
"Saya ingin bertanya kepada anda, Menteri. Mengapa anda tidak alamatkan (proposal) itu kepada agresi Rusia, yang jadi alasan konflik ini?" tanya politikus yang pada 2017 mendukung pernikahan sesama jenis di Jerman.
"Dan jika kami mengikuti proposal anda untuk gencatan senjata, bukankah ini hanya akan memperkuat pembekuan konflik baru di Eropa?" tambah politikus dari partai Christian Democratic Union itu.
Mendapat pertanyaan seperti ini, politikus Gerindra itu kemudian menjelaskan maksud dan tujuan proposal damai yang ia gagas.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?