POLHUKAM.ID -Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Panjaitan yang bakal meminta klarifikasi Bank Dunia soal laporan lembaga tersebut yang menyebut indeks kinerja logistik (LPI) Indonesia anjlok dari 46 ke urutan 63 di tahun ini.
Hal tersebut ditanggapi Gigin Praginanto melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Gigin Praginanto menyinggung soal sikap Luhut yang tampak marah akan hal itu.
"Jangan 'kampungan' dong pak menteri. Hasil pembangunan itu tak selalu positif apalagi kalau tanpa perencanaan matang karena mengutamakan pencitraan dan cuan pribadi," ujar Gigin Praginanto dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @giginpraginanto, Senin (24/7).
Sementara itu, dilansir dari CNN, Luhut mengaku kecewa dengan laporan itu. Luhut pun secara spesifik mengatakan bakal menanyakan anjloknya ranking Indonesia kepada Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen.
Langkah itu dilakukan pemerintah Indonesia karena laporan LPI yang dirilis Bank Dunia bertentangan dengan upaya perbaikan yang sudah dilakukan pemerintah.
Ia mengatakan labrakan ini tak berarti Indonesia anti kritik dan menutup diri atas saran pihak lain.
Artikel Terkait
OTT KPK Heboh! Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!
KPK vs Yaqut: Benarkah Prosedur Penyidikan Ini Sah? Ini Kata Ahli Hukum
Buni Yani Sebut Indonesia Tak Akan Maju Sebelum Gibran Dimakzulkan dan Jokowi Diadili?