"Mereka semua juga menyampaikan, 'Ketum jangan gentar kami ada semua bersama-sama Ketum'. Itu adalah sebuah janji, sebuah komitmen, tapi juga sebuah doa bahwa pada akhirnya kita harus kembali," tegasnya.
Lebih lanjut, AHY menilai intrik politik yang menerpa Partai Demokat merupakan bentuk kecintaan Tuhan pada partainya. Menurutnya, kejadian tersebut mesti dimaknai dengan positif karena terlepas dari jalan yang dinilai tidak baik.
"Tentunya kita sekali lagi bersyukur, bersyukur Allah menyelamatkan kita, Allah melindungi kita, Allah menunjukkan ketempat yang lebih baik. Itu yang harus kita syukuri," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat resmi mencabut dukungannya atas Bakal Calon Presiden (Bacapres), Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Partai Demokrat juga memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) lantaran merasa dikhianati oleh mitra koalisinya, Partai NasDem.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang