Tidak secara langsung, kekecewaan Islah Bahrawi ditulis saat memberikan komentar pada tulisan wartawan senior, Goenawan Mohamad.
"Jokowi naik ke puncak dari lapis bawah. Gibran naik ke puncak dari puncak," tulis Goenawan, Rabu (11/10).
Mengomentari tulisan itu, Islah Bahrawi yang juga Direktur Jaringan Moderat Indonesia, justru menyalahkan sikap dia dan loyalis Jokowi.
Menurutnya, selama ini loyalis terlalu menyanjung Jokowi. Tetapi lupa, memberikan pengawasan dalam setiap gerakannya.
"Kita yang salah. Selama ini melihat Jokowi seperti setengah berhala. Tanpa kita sadari, setengahnya lagi ternyata dipendam Jokowi," kata Islah.
"Di akhir masanya, setengah yang ada di kita mulai dirampas perlahan oleh Jokowi," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?