Mahfud melanjutkan, sifat kedua yaitu amanah yang mana seorang pemimpin harus memenuhi tugas dan tanggung jawabnya.
"Itulah pemimpin yang amanah selalu menepati janji, memenuhi tugas, dan melaksanakan sumpah-sumpah jabatannya," lanjutnya.
Kemudian, sifat ketiga Nabi Muhammad adalah tablig yang berarti pemimpin harus menyampaikan kebenaran dan terbuka.
"Tablig menyampaikan kebenaran, menyampaikan secara terbuka, tidak membuat hoaks, tidak membuat berita bohong, tapi menyampaikan apa adanya tentang apa problem negara kita," terangnya.
Terakhir yaitu fathonah. Mahfud mengatakan, pemimpin harus memiliki kecerdasan untuk membimbing rakyatnya yang lebih baik.
"Seorang pemimpin itu harus punya kecerdasan untuk menganalisis kemudian membawa rakyatnya keluar dari kesulitan-kesulitan untuk menuju kebaikan," tandasnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?
Target Kandang Gajah PSI di Jateng 2029: Mimpi Ambisius atau Bisa Terwujud?
Pertemuan Rahasia Eggi-Damai dengan Jokowi: Misi Khusus atau Pencairan Isu? TPUA Bantah!