Stockholm Syndrome adalah bentuk reaksi psikologis pertahanan diri dari korban yang dilakukan secara sadar maupun melalui alam bawah sadar.
Stockholm Syndrome juga menyatakan, pada situasi tertentu, tawanan membangun ikatan emosional dengan penculiknya untuk meningkatkan peluang bertahan hidup. Teori lain menyebutkan, bahwa situasi tawanan atau pelecehan sangat emosional.
Sebelumnya, Moeldoko dan kubunya menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Kubu AHY terlebih dahulu menyatakan dukungan terhadap Prabowo Subianto, saat Prabowo belum mengumumkan cawapresnya.
Sumber: herald
Artikel Terkait
Jokowi Ditinggalkan? Analisis Mengejutkan Soal Runtuhnya Dukungan Partai dan Masyarakat Sipil
Rahasia di Balik Sikap Santai Prabowo: Benarkah Dia Sudah Baca Semua Langkah Jokowi?
Rocky Gerung Bongkar Skandal Pendidikan: Dari Anggaran Hilang hingga Sindir Tut Wuri Malsuin Ijazah
5 Tanda Hubungan Jokowi-Prabowo Retak: Ray Rangkuti Beberkan Bukti yang Makin Nyata