"Saya pikir yang pertama saya coba intip dulu anak saya. Saya lihat baik-baik dia ini cocok apa enggak ya," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Sabtu (11/11/2023).
"Yang kedua, tentu saya berpikir dalam hati saya pantes enggak dia jadi calon wapres walaupun saya punya kesempatan mencalonkan dia.
Tapi saya pikir ini pantas atau tidak," sambungnya. Surya Paloh mengatakan dirinya enggan memilih sang anak mengingat pengalaman yang terlebih dahulu meski dimilikinya.
Kata ia, sang anak harus dapat terlebih dahulu memulai langkah awal melalui sejumlah perjalanan hidup sebelum secara penuh terjun ke dinamika perpolitikan tanah air.
"Saya berharap harus terus berproses yang akan dan harus dia lakukan dengan mengakibatkan dia akan jauh lebih mapan mengayomi proses jatuh bangun membuat dirinya tegar.
Bagaikan anak elang yang terbang hebat nanti," kata Surya Paloh. "Orang tua dulu menyatakan kalau bisa dia harus mapan dulu. Bukan hasil peraman. Nah, ini yang saya harapkan," sambungnya
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?