POLHUKAM.ID -Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menganggap Anies Baswedan sebagai tokoh nasional, sehingga mengusungnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Oleh karena itu, PKS memutuskan untuk tidak lagi mendukung Anies Baswedan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta yang akan berlangsung November mendatang.
"Beliau ini sudah menjadi tokoh nasional, jadi jangan kemudian degradasi kembali sebagai tokoh daerah ya, sangat sayang," kata Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).
Dengan demikian, PKS memilih mendorong kadernya untuk bertarung pada Pilkada Jakarta mendatang. Salah satu nama yang santer bakal dicalonkan adalah Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.
"Kalau kemarin kami sudah berusaha mengusung Pak Anies dan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan Pak Anies menjadi Capres, saya kira di Pilkada ini saatnya Pak Anies mendukung kader PKS untuk maju di Jakarta," pungkas Ahmad Syaikhu.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?