Menurut dia, Jokowi bukanlah presiden yang pintar, melainkan presiden paling nekat sepanjang sejarah. Alasannya, kata Deddy, lantaran Jokowi berani menggunakan kekuasaannya untuk mengintervensi aparat penegak hukum dan birokrasi dari atas sampai bawah hingga menggunakan kasus hukum untuk menyandera partai politik yang menjadi oposisi.
"Saya takutnya Pak Jokowi ini terinsipirasi sama mantan Direktur FBI yang menyimpan kasus semua petinggi di Amerika, sehingga bisa dikendalikan," ujarnya.
Dia menduga, Jokowi menyimpan rentetan kasus para pejabat publik Tanah Air, sehingga bisa berkuasa dengan nekat. Ia menyebut, salah satu indikator dugaannya itu ketika kasus korupsi oleh pejabat publik banyak terungkap di era Jokowi.
Ia mengatakan, hukum hari-hari ini hanya digunakan sebagai alat politik. Berbeda dengan dulu ketika hukum menjadi panglima. Dia mencontohkan kasus Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang terseret dalam pemeriksaan KPKdi kasus Harun Masiku.
Sumber: tempo.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?