Pertanyaan yang Belum Terjawab dan Kekhawatiran Debt Trap
Agus menyampaikan bahwa pertanyaan mengenai agunan aset tersebut diajukan di awal-awal perencanaan proyek kereta cepat Whoosh dan hingga kini belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
"Itu belum dijawab. Mereka bilang, itu ngapain ngomongin geopolitik luh," ucap Agus menirukan tanggapan dari kubu yang mendukung kerja sama dengan China.
Agus menegaskan bahwa hal ini harus diantisipasi serius, mengingat terdapat sejumlah negara yang telah menjadi korban dari jebakan utang China atau China's Debt-trap Diplomacy.
Ia juga menyebutkan adanya komentar yang menyatakan bahwa pihak yang tidak mengkhawatirkan hal ini mungkin karena belum pernah mengikuti pendidikan di Lembahan Ketahanan Nasional (Lemhannas).
"Kalau itu katanya belum pernah ikut Lemhanas, saya enggak tahu," pungkas Agus.
Artikel Terkait
Freddy Alex Damanik Diperiksa Lagi: Apa Hasil Terbaru Kasus Ijazah Jokowi?
Yurisdiksi Haji di Saudi: Alasan Kuat Eks Menag Yaqut Ajukan Praperadilan, Sidang Malah Ditunda!
Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Banser: Apa yang Dikhawatirkan KPK?
MAKI Laporkan Menag ke KPK: Jet Pribadi OSO untuk Nasaruddin Umar, Gratifikasi atau Bukan?