BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Polres Bojonegoro butuh waktu sekitar dua pekan untuk mengungkap pelaku pembacokan terhadap korban DKS warga Desa Mojoranu, Kecamatan Dander pada 10 Desember lalu. Buktinya, pada 25 Desember Korps Bahayangkara itu berhasil membekuk tujuh pelaku, tiga di antaranya masih di bawah umur. Tujuh pelaku berinisial AS, BM, ME, MS, dan tiga pelaku lain yakni RA, FF, MS, masih di bawah umur.
Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
‘’Alasan pelaku melakukan penganiayaan dan pembacokan karena pengaruh minuman keras,’’ kata Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto.
Polisi berpangkat dua melati di pundaknya itu menuturkan, sebagian pelaku pembacokan dan pengeroyokan di Jalan Bojonegoro-Nganjuk turut Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, pada 10 Desember lalu ada yang sempat kabur ke luar kota.
‘’Seluruh pelaku dari Bojonegoro. Sebagian sempat kabur keluar kota, ada yang di Surabaya dan Sidoarjo,” tegasnya.
Penangkapan tujuh pelaku itu hasil penyelidikan dan pengembangan. Akhirnya, pada 25 Desember seluruhnya berhasil diamankan.
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Resmi Ditahan di Mesir! Polisi Amankan Pendakwah Kontroversial Usai Ditetapkan Tersangka Pelecehan Santri
JPU Bantah Keras Rocky Gerung di Sidang Nadiem Makarim: Tim Eksternal Alat Korupsi Chromebook?
Grace Natalie Bantah Potong Video Ceramah JK: Saya Tak Edit, Tak Upload, Tak Repost!
Nadiem Makarim Seret Nama Jokowi di Sidang Korupsi Chromebook: Ini Fakta di Balik Tim Shadow!