Baca Juga: Desak Polisi Ungkap Kasus Pembacokan di Bojonegoro
Korban berinisial DKS warga Desa Mojoranu, Kecamatan Dander mengalami luka bacok di tangan dan kaki. Sedangkan pelaku mengaku tidak mengenal korban sebelumnya.
Namun, pasca melakukan pengeroyokan, pelaku tak langsung melarikan diri.
‘’Setelah kejadian langsung ke warung. Iya, ngopi,” ungkap salah satu pelaku asal Desa Sumberarum, Kecamatan Dander saat dicecar pertanyaan awak media.
Terpisah, Dedy Kurniadi, orang tua korban mengaku masih bersyukur korban bisa terselamatkan dalam kejadian nahas itu, meski sempat menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, akibat luka sayatan senjata tajam. ‘’Lima luka tangan dan kaki, salah satu luka (bacokan) memang dalam,” jelasnya.
Kondisi korban berusia 14 tahun itu semakin membaik, meski masih menjalani perawatan. Ia juga memastikan bahwa anaknya tidak mengenal pelaku. ‘’Benar, pelaku tidak dikenal sebelumnya,” pungkasnya. (dan/msu)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbojonegoro.jawapos.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?