"Kita sudah mendapatkan semacam restu dari penyelenggara pemilu, yaitu KPU, untuk menyelenggarakan kegiatan ini karena ketiga pasangan ini memiliki domain kekuasaan KPU.
Jika KPU melarang, kita tidak bisa melaksanakan," kata Nawawi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK.
Paku Integritas memiliki izin resmi dari KPU dan akan digelar malam ini pukul 19.00 WIB.
Meskipun formatnya bukan debat atau adu program, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai upaya penanganan kasus korupsi di Indonesia.
Nawawi menegaskan bahwa acara ini tidak hanya sebatas pembahasan program, namun KPK akan menyampaikan persoalan dan hambatan dalam penanganan kasus korupsi.
Sejumlah permasalahan, sekitar 6 hingga 10, akan dihadirkan oleh KPK, dan para capres serta cawapres akan diminta untuk menyampaikan komitmen mereka dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Baca Juga: Begini Tanggapan Anies Terkait Komentar Jokowi Pada Debat Capres!
"Kami berharap melalui Paku Integritas ini, kita dapat memahami lebih dalam komitmen calon pemimpin terkait penanganan korupsi di negeri ini.
Ini bukan hanya wacana, tetapi langkah konkret untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas," tambah Nawawi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: depok.hallo.id
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?