Langkah itu membuat marah Paris dan memicu krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Keputusan tersebut juga membuat marah China, kekuatan besar yang meningkat di kawasan Indo-Pasifik.
Australia, AS, Prancis, dan semua mitranya telah menyatakan keprihatinan tentang pengaruh China yang semakin besar di Pasifik, wilayah yang secara tradisional berada di bawah kekuasaan mereka.
Kekhawatiran mereka meningkat setelah China dan Kepulauan Solomon menandatangani pakta keamanan pada awal tahun ini.
"Kami sangat menghormati peran dan keterlibatan aktif Prancis di Indo-Pasifik," kata Albanese. Albanese juga mengatakan dia sedang menantikan undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengunjungi Paris.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Putra Pemimpin Hamas Tewas di Gaza: Serangan Israel Kembali Memakan Korban
Israel Hancurkan Gencatan Senjata! Serangan Brutal ke Beirut Target Komandan Hizbullah, Perang Baru Dimulai?
Obama Bongkar Rahasia di Balik Ambisi Perang Netanyahu: Hasutan ke AS yang Berujung Petaka di Selat Hormuz
Iran Guncang Dunia! Aturan Baru Selat Hormuz: Kapal Asing Wajib Izin Khusus, Siap-siap Kena Dampak?