Larry Page, yang mendirikan Google bersama Sergey Brin pada 1998, kini diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar $261 miliar atau setara dengan Rp4.349 triliun. Kekayaannya telah meningkat secara signifikan dalam lima tahun terakhir.
Di posisi ketiga, kekayaan Larry Ellison kini diperkirakan bernilai $248,8 miliar (Rp4.146 triliun). Sementara itu, rekan pendiri Google, Sergey Brin, berhasil melampaui Jeff Bezos dengan kekayaan $236,4 miliar (Rp3.939 triliun) untuk menjadi orang terkaya keempat di dunia.
Faktor Pendongkrak Kekayaan: AI dan Kepercayaan Investor
Lonjakan kekayaan Larry Page tidak lepas dari optimisme pasar terhadap bisnis AI Alphabet. Beberapa faktor kunci yang mendorong kenaikan saham ini antara lain:
- Pengumuman model AI terbaru, Gemini 3, yang memicu kenaikan saham sebesar 6%.
- Perusahaan Warren Buffett, Berkshire Hathaway, mengungkap kepemilikan saham Alphabet senilai hampir $5 miliar, menunjukkan kepercayaan besar investor legendaris.
- Peningkatan kinerja bisnis cloud yang luar biasa, dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 34% pada kuartal ketiga.
- Alphabet berhasil mencatatkan pendapatan kuartalan $100 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.
Dengan dominasi di bidang teknologi pencarian dan perkembangan agresif di sektor AI serta cloud, posisi Larry Page sebagai salah satu orang terkaya di dunia diprediksi akan terus kuat. Pergeseran ranking orang terkaya ini mencerminkan dinamika cepat dan pengaruh besar teknologi, khususnya kecerdasan buatan, dalam pasar global.
Artikel Terkait
Jair Bolsonaro Ditangkap! Ini Fakta Lengkap Vonis 27 Tahun Penjara dan Rencana Kudetanya
48 WNI Ditahan di Myanmar: Fakta Mengejutkan di Balik Penggerebekan Penipuan Online
Trump Tawarkan F-35 ke Saudi: Kunci Normalisasi dengan Israel atau Ancaman bagi Keseimbangan Militer?
Misteri Penerbangan Gaza: $1.400 Dijanjikan ke Indonesia, Kok Malah Mendarat di Afrika Selatan?