Iran Aktifkan Siaga Tempur Level Tertinggi, Trump Berikan Peringatan Keras
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Angkatan Bersenjata Iran secara resmi ditempatkan pada status kesiagaan militer tertinggi. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap meningkatnya ancaman serangan dari Amerika Serikat dan Israel, yang beriringan dengan gelombang protes dalam negeri yang meluas.
Kesiapan Tempur dan Peringatan dari IRGC
Brigadir Jenderal Morteza Ghorbani, penasihat senior Panglima Tertinggi Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), mengungkapkan bahwa sedikitnya 400 unit tempur dari IRGC dan angkatan darat telah disiagakan. Ghorbani menegaskan kesiapan penuh untuk menghadapi setiap agresi.
"Mereka sudah siap. Jika terjadi agresi, mereka akan meratakan Israel dengan tanah. Angkatan darat, IRGC, dan aparat penegak hukum saat ini berdiri dengan tangan berada di atas pelatuk," tegas Ghorbani dalam pernyataannya kepada kantor berita Mehr.
Kesiapan ini mencakup peningkatan alert sistem rudal dan penguatan pangkalan militer di lokasi-lokasi strategis. Militer Iran menegaskan bahwa setiap tindakan bermusuhan akan dibalas dengan respons yang tegas dan proporsional.
Peringatan Keras dari Presiden AS Donald Trump
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat kala itu, Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Iran. Trump memperingatkan agar Teheran tidak menggunakan kekerasan mematikan terhadap para pengunjuk rasa yang tengah melakukan demonstrasi akibat krisis ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial.
Artikel Terkait
China Larang Drama CEO Kaya & Gadis Miskin: Ternyata Ini Alasan Pemerintah yang Mengejutkan!
AS Cabut Diri dari 66 Lembaga Dunia, Indonesia: Ini Ancaman Serius bagi Dunia!
AS Sita Kapal Tanker Rusia, Moskow Balas dengan Kapal Perang: Siapakah yang Berani Maju?
AS Sita Kapal Tanker Hantu Bella 1: Pengejaran Dramatis Hingga Dijaga Kapal Selam Rusia