Ketakutan Strategis Israel: Dikepung oleh Blok Negara-Negara Sunni yang Baru
Sebuah analisis intelijen Israel mengungkap kekhawatiran mendalam tentang pembentukan blok negara-negara Sunni baru yang dipimpin oleh Turki dan Mesir. Koalisi ini disebut-sebut dapat mengubah peta kekuatan Timur Tengah dan menjadi ancaman strategis jangka panjang yang lebih kompleks bagi Israel dibandingkan Iran.
Pergeseran Diplomasi Terselubung Timur Tengah
Laporan dari Gatestone Institute yang dikutip media Israel menyoroti proses diplomasi paralel yang intens. Fokusnya adalah upaya Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan membangun kerja sama strategis Sunni yang solid, menciptakan apa yang digambarkan sebagai "cincin Sunni" yang mengelilingi Israel.
Rekonsiliasi Turki-Mesir: Titik Balik Strategis
Pemanasan hubungan Turki dan Mesir pasca ketegangan satu dekade menjadi faktor kunci. Kunjungan Erdoğan ke Kairo pada Februari 2026 berbuah perjanjian kerjasama militer senilai $350 juta, mencakup produksi senjata bersama dan latihan militer. Nilai perdagangan bilateral ditargetkan capai $15 miliar.
Kontrol Mesir atas Terusan Suez memberikan pengaruh logistik vital terhadap rute maritim penting bagi ekonomi Israel, memperkuat posisi blok ini.
Artikel Terkait
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Hegemoni AS Terbongkar: Alasan Israel Bebas Iuran Board of Peace yang Bikin Dunia Geram
Iran Kembangkan Rudal Jangkau AS? Ini Fakta dan Mobilisasi Militer AS yang Mencekam
F-35 AS di Yordania: Sinyal Perang atau Sekadar Gertakan untuk Iran?