POLHUKAM.ID - Pemerintah Iran memuji serangan besar-besaran Hamas ke wilayah Israel pada hari Sabtu. Media Zionis melaporkan pada Minggu (8/10/2023) bahwa korban tewas akibat serangan kelompok perlawanan Palestina itu mencapai lebih dari 200 orang.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan Hamas yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa merupakan serangan kejutan.
“Dalam operasi ini, elemen kejutan dan metode gabungan lainnya digunakan, yang menunjukkan kepercayaan diri rakyat Palestina melawan penjajah,” kata juru bicara kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani kepada ISNA.
Demikian juga Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Yahya Rahim Safavi, mengucapkan selamat kepada para pejuang Palestina.
"Kami akan mendukung para pejuang Palestina sampai pembebasan Palestina dan Yerusalem," kata Yahya Rahim Safavi.
Televisi pemerintah Iran menunjukkan anggota parlemen bangkit dari kursi mereka dan meneriakkan "matilah Israel!".
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?