Warga Palestina lainnya bentrok dengan warga Israel lebih jauh di gang-gang yang berkelok-kelok menuju Masjid Al-Aqsha.
Dalam insiden terpisah, pemuda Israel terlihat merobek bendera Palestina di luar Gerbang Damaskus.
Petugas keamanan berpakaian preman memenuhi gang-gang Kota Tua. Banyak toko dan stan ditutup dan sepi menjelang Pawai Bendera.
“Setiap tahun mereka datang ke sini dan memprovokasi kami. Tapi tahun ini lebih buruk. Rasanya seperti sebuah tantangan,” kata seorang warga Palestina, yang menolak disebutkan namanya.
Namun pengunjuk rasa Israel mengatakan merekalah yang diserang.
“Mereka menyebut kami provokasi. Tetapi jika saya memberi tahu Anda bahwa saya terprovokasi oleh Anda, apa bedanya? kata Ori, seorang penduduk Yerusalem berusia 20-an.
Ori mengatakan bahwa warga Palestina setempat telah berulang kali memprovokasi, mengutuk, dan menyerang para demonstran.
Hari Yerusalem, yang menandai penaklukan Israel atas Kota Tua dan Yerusalem Timur dari Yordania dalam Perang Enam Hari tahun 1967.
Momen itu rutin dirayakan saban tahun, terutama oleh orang-orang Yahudi Ultranasional, dengna pawai mengibarkan bendera Israel ke Kota Tua Yerusalem.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bom di Pasar Jilli: 200 Nyawa Melayang, Benarkah Jet Tempur Nigeria Salah Sasaran?
Iran Ancam Pusaran Maut di Selat Hormuz: Apa yang Akan Terjadi pada Blokade AL AS?
AS Blokade Iran 2026: Apa Dampaknya Bagi Selat Hormuz dan Dunia?
Iran Sindir AS: Nikmati Harga Bensin Sekarang! - Harga Minyak Tembus $100, Ini Pemicunya