polhukam.id - Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) dan Komite Urusan Tahanan Tahanan melaporkan hari ini bahwa pasukan pendudukan Israel telah menangkap lebih dari 6.170 warga Palestina sejak 7 Oktober tahun lalu.
Dalam sebuah pernyataan bersama, kedua organisasi mengatakan sejak kemarin malam hingga pagi ini, pasukan pendudukan Israel menahan setidaknya 15 orang di Tepi Barat yang diduduki, termasuk mantan tahanan.
Penangkapan terhadap warga Palestina diilakukan di berbagai gubernuran, termasuk Jenin, Nablus, Ramallah, Hebron, dan Yerusalem.
Operasi penangkapan warga Palestina itu ditandai dengan penggerebekan, intimidasi yang meluas, serangan brutal, dan ancaman terhadap para tahanan dan keluarga mereka, kata pernyataan itu.
Tentara Israel juga terlibat dalam tindakan vandalisme dan perusakan yang luas di rumah-rumah individu yang ditargetkan.
Selain warga sipil, tentara Israel juga banyak menangkap dan membunuh jurnalis di Palestina.
Artikel Terkait
Trump vs Iran di Selat Hormuz: Mengapa AS Ragu dan Dunia Waspada?
Peringatan Terakhir Arab ke Iran: Apa Dampaknya Bagi Indonesia dan Dunia?
Joe Rogan Sebar Teori Netanyahu Sudah Meninggal? Ini Fakta yang Mengejutkan
Trump Ultimatum Iran 48 Jam: Hancurkan Pembangkit Listrik Nuklir Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup?