Presiden Tayyip Erdogan menelepon pendeta gereja tersebut untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungannya, kata kantornya, yang menerbitkan video panggilan tersebut.
Baca Juga: AS Meninjau Kebijakan Sanksi Venezuela Setelah Keputusan Pengadilan
Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa atas serangan itu setelah doa Angelus mingguannya.
“Saya mengungkapkan kedekatan saya dengan komunitas Gereja Saint Mary Draperis di Istanbul yang mengalami serangan bersenjata saat misa yang menyebabkan satu orang meninggal,” ujarnya.
Perdana Menteri Italia Georgia Meloni mengatakan di X bahwa Kementerian Luar Negeri Italia mengikuti perkembangan terkini mengenai "tindakan tercela" tersebut dan mengutuknya.
ISIS telah melakukan banyak serangan di Turki, termasuk di sebuah klub malam di Istanbul pada 1 Januari 2017, yang menewaskan 39 orang.
Baca Juga: Korea Utara Dan Tiongkok Sepakat Untuk Membela Kepentingan Bersama Saat Utusan Senior Bertemu
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: dkliknews.com
Artikel Terkait
Trump Tuntut Deportasi Anggota Kongres AS: Mungkinkah Hukum Dikalahkan?
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?
Hegemoni AS Terbongkar: Alasan Israel Bebas Iuran Board of Peace yang Bikin Dunia Geram