polhukam.id - Dunia dibuat geger atas kabar tuduhan pencurian data penting KF-21 Boramae.
Yang lebih membuat geger, tuduhan pencuri data KF-21 Boramae dilemparkan kepada insinyur Indonesia.
“Dua insinyur Indonesia sedang diselidiki karena dituduh mencoba mencuri dokumen KF-21 Boramae.
Penyelidikan dilakukan oleh pihak berwenang Korea Selatan seperti Badan Intelijen Nasional (NIS), badan pengadaan pertahanan, dan Komando Kontra Intelijen Pertahanan”, jelas KBS World pada 2 Februari 2024.
Pihak mereka pun memfokuskan kepada identifikasi dokumen yang disimpan di drive USB para insinyur tersebut.
Nasib para insinyur itu saat ini adalah dilarang meninggalkan Korea Selatan.
“Sementara penyelidikan masih berlangsung, para insinyur dilarang meninggalkan negara tersebut”, sambungnya.
Artikel Terkait
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Sinyal Perang Baru atau Hanya Pamer Kekuatan?
Trump Bongkar Sikap AS: Hukum Internasional Tak Diakui, Hanya Moralitas Pribadi yang Jadi Pedoman?
China Larang Drama CEO Kaya & Gadis Miskin: Ternyata Ini Alasan Pemerintah yang Mengejutkan!
AS Cabut Diri dari 66 Lembaga Dunia, Indonesia: Ini Ancaman Serius bagi Dunia!