Sikap ini dinilai sangat berbeda dengan mantan presiden sebelumnya yang dikenal legowo melepaskan jabatan dan memberikan dukungan tanpa intervensi berlebihan.
Strategi Menjaga Pengaruh dan Keberlangsungan Politik
Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa langkah Jokowi ini adalah sebuah strategi untuk memastikan dirinya dan keluarganya tetap berada dalam lingkaran kekuasaan dan mendapatkan dukungan dari pemerintahan yang sedang berjalan.
"Tentunya, logika orang awam pun, karena anak sedarah dan menjadi wakil presiden. Kalau publik mengatakan ini anak haram konstitusi, Jokowi berusaha melindungi ini. Agar keberlangsungan dia dan keluarga ini tetap melingkar dan mendapat support dari kekuasaan atau pemerintahan saat ini," pungkasnya.
Analisis ini menyimpulkan bahwa intensnya komunikasi antara Jokowi dan Prabowo tidak terlepas dari dinamika politik dalam negeri dan upaya untuk menjaga stabilitas serta pengaruh di panggung politik Indonesia.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/12/682931/ini-motif-jokowi-ingin-terus-bertemu-prabowo-
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!