Santri Ngesot & Kiai Terima Amplop Tuai Kecaman: Pelecehan atau Bukan?

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 00:25 WIB
Santri Ngesot & Kiai Terima Amplop Tuai Kecaman: Pelecehan atau Bukan?

Kiai Said menuntut negara hadir secara tegas melindungi pesantren dan ekosistemnya, tidak cukup hanya dengan permintaan maaf dari pelaku. Kesengajaan dalam pembuatan konten tersebut sudah cukup menjadi alat bukti untuk ditindak tegas.

Kontribusi Nyata Pesantren

Pesantren telah eksis sejak sebelum kemerdekaan dengan kontribusi nyata dalam mencerdaskan masyarakat, memperjuangkan kemerdekaan, memberdayakan umat, dan aktif dalam pembangunan. Dengan 24 ribu lebih jejaring pesantren, potensi umat Islam merupakan kekuatan sosial yang nyata.

"Jangan disepelekan, ada 24 ribuan jejaring pesantren dan potensi umat Islam adalah kekuatan sosial yang nyata," tegas Kiai Said.

Pentingnya Tradisi dan Nilai Pesantren

Pesantren dan ekosistemnya merupakan kekuatan independen dengan tradisi dan sistem nilai tinggi dalam mendidik generasi bangsa. Budaya penghormatan terhadap guru dan sesepuh bukan hal naif, melainkan dasar lahirnya ikatan sosial yang menjadi modal negara dalam menjaga keteraturan sosial.

"Budaya andap asor dan sopan santun adalah akhlak bangsa Indonesia yang harus lestari, bukan malah harus dihancurkan dengan narasi jahat," tegasnya.

Tradisi Kedermawanan di Pesantren

Kiai Said juga menjelaskan bahwa kedermawanan dan solidaritas sosial di lingkungan pesantren menunjukkan tradisi budaya berbagi dan gotong royong. Ketika pimpinan pesantren menerima sesuatu, itu diperuntukkan bagi pesantren dan santrinya, mengingat banyak pembangunan dan pendidikan yang dilakukan secara swadaya, bahkan banyak santri yang digratiskan biaya mondoknya.

Sumber: Polhukam.id

Halaman:

Komentar

Terpopuler