Hasil Autopsi: Kematian Farhan dan Reno di Gedung Kwitang Akibat Terbakar, Tanpa Tanda Kekerasan
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memastikan penyebab kematian Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid adalah akibat luka bakar. Hasil investigasi forensik menyatakan tidak ada indikasi kekerasan pada kerangka kedua korban yang ditemukan di gedung terbakar di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.
Pernyataan Resmi Karo Labdokkes Polri
Kepala Biro Laboratorium dan Kedokteran Kesehatan (Karo Labdokkes) Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh pada tulang-tulang korban, termasuk tengkorak, tulang panjang, dan panggul, tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan tumpul seperti patah tulang atau cedera akibat jatuh.
"Dari pemeriksaan, memang ada beberapa tulang yang kita periksa. Di situ tidak ada tanda kekerasan tumpul seperti bukti cedera atau terjatuh," ujar Brigjen Sumy dalam konferensi pers di RS Polri Jakarta.
Artikel Terkait
Adly Fairuz Jadi Jenderal Ahmad? Kronologi Tipu Calon Akpol Rp 3,6 Miliar Terbongkar!
Siapa Sebenarnya Eny Retno? Kisah Istri Gus Yaqut yang Setia 21 Tahun & Lulusan IPB
Korupsi Tambang & Sawit Rp186,48 Triliun: Modus Bocornya Uang Negara Akhirnya Terbongkar!
Unggahan UAS Soal Penolakan Ceramah 2018: Kaitannya dengan Status Tersangka Gus Yaqut Sekarang?