Hasil Autopsi: Kematian Farhan dan Reno di Gedung Kwitang Akibat Terbakar, Tanpa Tanda Kekerasan
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memastikan penyebab kematian Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid adalah akibat luka bakar. Hasil investigasi forensik menyatakan tidak ada indikasi kekerasan pada kerangka kedua korban yang ditemukan di gedung terbakar di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.
Pernyataan Resmi Karo Labdokkes Polri
Kepala Biro Laboratorium dan Kedokteran Kesehatan (Karo Labdokkes) Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh pada tulang-tulang korban, termasuk tengkorak, tulang panjang, dan panggul, tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan tumpul seperti patah tulang atau cedera akibat jatuh.
"Dari pemeriksaan, memang ada beberapa tulang yang kita periksa. Di situ tidak ada tanda kekerasan tumpul seperti bukti cedera atau terjatuh," ujar Brigjen Sumy dalam konferensi pers di RS Polri Jakarta.
Artikel Terkait
Guru Honorer Probolinggo Dibebaskan! Ini Alasan Komisi III DPR Sesalkan Penetapan Tersangkanya
Ibu Tiri Tersangka di Sukabumi Bongkar Aksi Ayah Kandung: Lempar Anak Saat Sekarat!
Viral! Bocah Kristen 3 Hari Diam-diam Ikut Tarawih, Reaksi Ayahnya Bikin Netizen Salut
THR PNS 2026 Rp 55 T Telah Siap, Tapi Kenapa Belum Cair? Ini Penjelasan Menkeu